Depkom dalam tinjauan
oleh Dea Rokhmatun Iradewa
Satu tahun kepengurusan BEM Kemakom FPMIPA UPI telah berakhir. Banyak kesan yang ditinggalkan sebanyak kenangan dalam kebersamaan yang tak mungkin bisa dilupakan. Namun kali ini saya tidak akan memaparkan hal itu. Kali ini saya akan mencoba memberikan review dari perspekti saya sebagai orang dalam BEM terhadap kinerja dan program kerja yang telah dijalankan BEM. Sebagaimana saya telah menyoroti DPO dalam artikel sebelum ini, kali ini yang menjadi sorotan saya adalah salah satu departemen yang sesungguhnya memiliki peran vital di kemakom, Departemen Komunikasi dan Informasi.
- Mengapa Depkom Begitu Penting
Kita sadari semua, inti dan pokok dari berbagai permasalahan besar adalah informasi. Bahkan solusi terbaik pun akan menjadi tidak berguna jika informasi yang diterima atau disampaikan salah. Dalam hal ini, Depkom Kemakom memiliki salah satu peranan sebagai media penghubung berbagai kebijakan BEM dengan warga. Selain itu fungi penting yang disandang Depkom adalah untuk mengenalkan dan memmpromosikan Kemakom baik terhadap pihak dalam (ilkom, universitas), maupun terhadap pihak luar universitas.
Sebagai organisasi yang baru berumur 4 tahun, Kemakom sangat perlu untuk menunjukan eksistensinya terhadap pihak luar sehingga keberadaannya diakui dan diperhitungkan. Jalinan dengan pihak sponsor pun harus mulai dibentuk dan dipertahankan demi kelangsungan Kemakom itu sendiri.
Beberapa program Depkom tahun ini yang saya aamati adalah sebagai berikut :
- Media promosi dan informasi (Mading, buletin, forum, website, dsb)
- Dinamik4
- Promosi dan sosialisasi ke SMA/ Perguruan tinggi
Baik, kita mulai mengupas satu-satu…
Pertama, tentang media informasi :
- Mading
Dalam hal ini jujur, saya sedikit kecewa terhadap DR mading saat ini, pergantian mading dirasakan tidak teratur bahkan sering mengalami keterlambatan. Saya sendiri kurang bgitu paham berapa minggu sekali seharusnya mading mengalami pergantian, namun yang jelas yang saya amati dalam satu masa kepengurusan ini hanya beberapa kali saja DP mading mengganti tema madingnya.
Ditinjau dari segi isi yang disampaikan, saya kurang begitu setuju sebab hanya sedikit yang mencerminkan dan menginformasikan program kerja maupun kegiatan yang akan atau sudah dilakukan. hanya sedikit dan jarang.. Yang saya lihat justru ada rublik tentang makanan, fashion, humor dan hal-hal lain yang sebenarnya hanya bersifat komplement dan jika tidak adapun tidak apa-apa. Sedangkan inti yang harus disampaikan ke warga terlupakan.
=> Rekomendasi :
- DR untuk lebih komit lagi dalam menjalankan mading, selain itu tunjukan rublik yang benar-benar dibutuhkan warga tentang kemakom. Jangan dulu mikirin yang aneh-aneh..
- Saat masuk BEM sesungguhnya kita telah berkomitmen untuk mau dan rela berkonban waktu dan pikiran untuk BEM, jdi ya kalo udah terpilih realisasikan dong
- Web Site
Ada kendala memang dalam masalah website kemakom ini, mulai dari web awal yang memiliki “serangga”, web pengganti yang juga memiliki “serangga” dan sebgainya. Pada saat pelaksanaan RAM sebenarnya saya sudah sangat bangga terhadapa kinerja administrator web yang berinisiatip untuk membuat web alternatif dan saat itu bisa dimanfaatkan dengan baik. Namun setelah beberapa lama web kemakom kembali tenggelam. Saya paham permasalahan yang dialami, dan saya sangat respek dan bangga pada statement admin web yang kemudian akan mengganti website kemakom sebelum pergantian pengurus nanti. Namun memang kekecawaan saya tidak bisa disembunyikan karena tengat waktu “tenggelamnya” wen kemakom sudah cukup lama.
=> Rekomendasi :
- Agar segera mengambil tindakan taktis dan realistis dalam mengalami permasalahan yang ada
- Sebelum adanya web yang release, untuk secepatnya membuat web alternatif karena informasi itu sekecil apapun sangat penting, dan web site merupakan media efektip untuk menyampaikan informasi
- Domain resmi CS di UPI dan official website SC akan segera diluncurkan dan kemakom bisa meminta sub domain di sana
-Dinamik4
Sebelum panjang lebar, saya ingin menyampaikan rasa bangga saya kepada para panitia Dinamik4 yang telah bekerja keras untuk meenyukseskan acara Dinamik4. Saya juga merasa sangat bangga kepada teman-teman angkatan 2008 yang ikut berpartisipasi dalam Dinamik4.
Secara keseluruhan, Dinamik4 saya nilai jauh lebih baik jika dibandingakan dengan Expo tahun lalu. Ditinjau dari berbagai segi, persiapan panitia, transparansi dana, dan tingkat partisipasi perserta juga warga ilkom khususnya saya rasa Dinamik4 jauh lebih patut untuk dibanggakan dibanding Expo 2007
Saya sangat kagum sekaligus bangga terhadap tingkat prtisipasi dan apresiasi anak-anak 2008, meskipun mereka dipasukan ke jajaran panitia di saat saat terakhir dan tidak masuk staf inti panitia, namun semangat mereka sangat terlihat dan kesungguhan mereka dalam memberikan yang terbaik bagi kemakom patut diacungi jempol. Jujur, saya lehib bangga terhadap angkatan 2008 dibanding 2007 dalam hal ini. 2008 Terlihat lebih kompak dan lebih bersemangat.
Meski demikian “Tak ada gading yan tak retak”, masih terdapat beberapa kekurangan dalam pelaksanaan dinamik4 yang saya amati.
- Koordinasi antar panitia dirasa kurang begitu baik sehingga kerap menimbulkan miss komunikasi dan kesalahpahaman. Antara tim artikel, web, PC assembling dan exebition seakan-akan saling berjalan sendiri tanpa koordinasi dan konsolidasi yang jelas
- Hubungan dengan pihak sponsor perlu ditingkatkan lagi, pengajuan proposal ke sponsor harus dilakukan dari jauh-jauh hari
- Saya menyayangkan tindakan panitia yang tidak memasukan 2008 dari awal kepanitiaan hanya dengan alasan belum PAB. Coba lihat AD/ART KEMAKOM, salah satu hak anggota muda adalah duduk di kepanitiaan. Jadi meski bukan anggota biasa, 2008 atau ankatan berapapun berhak duduk di kepanitiaan.
- Koordinasi dengan pihak juri belum bisa dianggap memuaskan
- Saat acara berlangsung panitia seakan tidak terkoordinasi. Masa ada panitia yang makan di tengah-tengah acara. Oke, waktu itu sedang istirahat, tapi Expo (exebition) tidak istirahat dan pengunjung masih tetap berdatangan.
Rekomendasi :
- Pilih panitia yang benar-benar kompeten dan memiliki loyalitas
- Hubungan dengan pihak sponsor perlu ditingkatkan lagi, pengajuan proposal ke sponsor harus dilakukan dari jauh-jauh hari
- Koordinasi dengan pihak prodi, juri dan komponen pendukung lainnya harus diperbaiki
- Setiap koordinator harus saling berkoordinasi dengan anggota maupun koordinator lainnya. Jangan jalan sendiri-sendiri
- Jangan pernah melihat seseorang dari umur atau angkatan, tapi lihat orang dari kemampuannya.
Apa yang saya paparkan di atas adalah hasil analisa saya sendiri. Jika ada yang tidak berkenan atau merasa tersinggung, silahkan langsung mengomentari atau kirimkan keluhan anda ke iradewa@chevonest.com


