Pesan dari Kahlil Gibran
oleh Dea Rokhmatun Iradewa
Dibawah komunisme manusia menindas manusia, dan dibawah kapitalisme sebaliknya
(-??-)
Bunga bunga padang adalah anak anak kasih sayang sang mentari dan cinta kasih semesta alam, dan anak anak manisia adalah bunga bunga cinta kasih sayang
(Gibran)
Setiap oran muda pasti akan teringat cinta pertamanya dan mencoba menangkap kembali hari hari asing itu yang kenangannya merubah perasaan di relung hatinya dan begitu bahagia dibalik segala kepahitan misterinya
(Gibran)
Salahlah orang yang mengira kalau cinta itu datang karena pergaulan yang lama dan rayuan terus menerus. Cinta adalah tunas pesona jiwa, dan jika tak tercipta dalam sesaat ia takan tercipta bertaun tahun atau bahkan dari generasi ke generasi
(Gibran)
Barang siapa yang melihat malaikat dan iblis dalam keculasan hidup, akan tercampak jauh dari ilmu pengetahuan dan jiwapun akan hampa dari rasa kasih sayang
(Gibran)
Dalam sebuah kemungkinan terdapat banyak ketidakpastian yang kelak akan menjadi sesuatu yang amat berharga dan tak terkira
(Dea R Iradewa)


