Hi! Welcome...

Catatan Iradewa

Sebuah coretan kecil dari seorang manusia biasa yang dikelilingi orang-orang luar biasa. Ungkapan pemikiran yang mungkin tidak akan pernah dihargai orang, tapi harus diungkapkan. Pemikiran yang didasarkan bukan untuk merubah orang lain tapi merubah dirinya sendiri, bukan untuk menggurui tapi sekedar memberikan pandangan.

http://iradewa.coolteasoft.com http://suturistkuclukistis.wordpress.com

12 July 2009 ~ 4 Comments

Mawar hitam Masa Laluku

Mawar hitam Masa Laluku

Masih jelas dalam segala pikiranku saat berada dalam bangunan kuno masa lalu yang betapa berarti bagi masa depanku. Semua aroma tentang dirinya begitu menyengat tercium oleh indra dan merangsang seluruh syaraf tak sadarku. Saat saat begitu hitam yang dulu tak pernah kusadari itu memang tak akan pernah mungkin bisa kuhilangkan dari benakku dalam waktu yang tak terbatas.

Hari-hari bersamanya memang begitu indah, penuh dengan aroma-aroma asmara remaja yang mendesak menekan logika. Dua setengah tahun bukannlah waktu yang singkat sehingga tak mungkin dienyahkan dalam sekejap mata. cerita-cerita kemesraan berbaur penghianatan menghiasi hari-hariku kala itu, menuliskan sejuta makna dalam hidup yang tadinya kosong.

Engkau memang mawar hitam yang begitu indah dengan sejuta pesona yang tak mungkin dilewatkan oleh pengelana manapun dimuka bumi. Aroma wangimu yang begitu semerbak membius indra dan menggelapkan hati. Keindahanmu memang nyata memang tak mungkin ditolah oleh pecinta yang masih berlogika. Warnamu tak terelakan lagi cantiknnya ketika masih nampak pada kelopak indahmu tetesan embun pagi yang menyejukan.

Begitu juga dengan aku yang langsung saja terperangkap dalam jerat cinta mematikan yang tau tebar di jalan-jalan hidupku. Kudekati dan kuhirup aromamu begitu dalam seakan membawa pada batas kebahagiaan yang tak mungkin digambarkan oleh pelukis manapun dan tak mungkin disenandungkan oleh panyair manapun di muka bumi. Engkau yang mengenalkanku pada hawa-hawa asmara dan mengajarkanku arti penghianatan yang tak terelakan sakitnya.

Setiap kali kuingat namamu, bayanganku selalu saja kembali ke masa saat dia cinta kemuadian meluluh lantahkan hati. Masa dimana kunikmati manis dan pahitnya cinta bersamanya. Pikiranku melayang ke saat-saat dimana kusentuh jemari lentiknya yang dingin membekukan hati dan mengurung perasaanku dalam penjara es abadi yang tak bias mencair oleh panasnya mentari. Desakan asmara pun semakin menjadi saat kubelai butuh indahnya yang semampai bagai bidadari pada cerita-cerita orang tua dulu. Ingin kuulangi masa itu dalam kehidaupan nyataku, tapi batinku menolak, berperang dengan logikaku.

Dekapan terakhir dan tanda abadi pada pipi indahmu yang meronaakan selalu mengingatkanku pada akhir cerita panjang cintaku yang tak akan pernah kutuliskan lagi dalam sekenario hidupku, setidaknya bukan dengan pemeran yang sama. Kata-kata perpisahan yang tak pernah terucapkan dan tetesan air matamuyang membeku biarlah menjadi saksi atas semua penghiatatan dan racun yang kau tuangkan pada minuman pagiku.

Dewi, begitulah namanya yang begitu indah namun tak seindah sikapnya yang telah melukaiku dengan duri mawarnya yang penuuh dengan racun-racun mematikan yang tak terdapat penawarnya di belahan dunia manapun. Cintanya telah membutakanku untuk pertama dan kedua kalinya, dan penghianatan manisnya membenamkanku ke dasar kesakitan yang begitu dalam.

Mawar hitam cantik yang berduri tajam akan selalu kukenang di sisa usiaku sebagai penghargaan atas segala derita yang ia berikan dan akan kuabadikan dalam pikiranku agar tetap kuingat ciuman pahitnya dan dekapannya yang kemudian mencerikku dengan apa yang ia namakan cinta.

15 June 2009 ~ 0 Comments

TTS ( Teman Tapi Sayang )

Fenomena yang akhir akhir ini sering muncul dikalangan anak muda salah satu nya adalah TTS alias Teman Tapi Sayang. Namanya juga anak muda, kehidupan asmara dan percintaannya seringkali ga jelas dan cenderung masih coba-coba menjajaki atau hanya sekedar mencari kebahagian dan kesenangan sesaat saja. Hingga ga aneh kalau muncul istilah “yang penting happy, selanjutnya terserah nanti”, emang gila ya… hahaha…

Pertanyaannya, kenapa TTS sekarang ini menjadi tren yang cukup menjamur. Tapi sebelum masuk ke sana aku jelasin dulu kenapa aku pake istilah TTS, bukanya TTM. Oke, ditinjau dari segi kebahasaan rasanya kata sayang itu lebih berperi kecintaan dibandingkan dengan kata mesra. Mesra belum tentu sayang, tapi iya si sayang juga belum tentnu mesra. Tapi ya kalo yang aku alami beberapa tahun lalu lebih cocok dibilang TTS, bukan TTM meski pada kanyataannya emang hubungan diantara kita cukup mesra. Bahkan jauh lehib mesra ketimbang hubungan aku ma pacar aku. hahaha….. ko jadi curhat ya…

Kalo dipikir-pikir, apa bedanya TTS ma selingkuh (buat yang udah punya pacar). Kalo kata aku si ampir ga da bedanya, yang ada justru menguntungkan. Loh ko menguntungkan?? Ya iya… dong!!!! Bayangin, kalo statusnya pacaran, entah itu pacar pertama atau pacar selingkuhan, tetep aja pacar. Dan pacar kita itu pasti banyak nuntut ini, nuntut itu… cape deh… Dan yang jelas hubungan kita ma orang lain pasti sedikit atau banyak terkekang dan tak bebas lagi.Kecuali kalo emang niat mau nyari pacar selingkuhan lagi, itu beda ceritanya.

kalo selingkuh, pasti sembunyi sembunyi dong, secara ga ada yang mau orang selingkuh ketahuan. Iya, kalo selingkuhan kita tau kalo sebelumnya kita udah punya doi, nah kalo engga, pusingkan… Kesana boong ke sini boong. kalo TTS aga beda ceritanya, seengganya ga usah boong pa doi kita, wong pada kenyataannya cuma temen ko… temen tapi sayang, hahahaha…

Dan orang yang jadi TTs kita, jelas ga bisa protes kan?!! Oke, emang mesra tapi ya tetep aja bukan siapa-siapa, kan namanya juga cuma teman!!

Tapi yang harus dipahami sebenarnya, kenapa ada TTS? Dan kenapa bisa orang yang udah puyaa pacar punya TTS yang lebih ia sayangi dari pacarnya sendiri?? Kalo kata ak sim jelas ada yang salah dengan hubungan mereka (pelaku dan pacarnya). Kalo emang mereka bisa saling mengerti dan dan udah saling sayang dan bisa memahami satu sama lain, ga akan ada TTM. makannya yang udah punya pasangan dan pasangan nya nyari yang lain lagi, introspeksi diri dulu makanya..

Tags: ,

15 May 2009 ~ 0 Comments

Rasa yang Bisu

Rasa yang Bisu

Saat itu memang aku yakini tak akan pernah kulupakan dalam sisa umurku , saat dimana kurasakan sesuatu yang membutakan mata dan menutup hati dengan pancaran aura ajaib. Sesuatu yang mematahkan aku saat menatap wajah anggun dan mata yang mepuh dengan misteri dalam tirai bijaksana. Semakin terasa ketika jemari lentiknya menyerap segala energi dalam jiwa. Dialah dara yang membawaku ke taman khayalan dalam kesendirian dan menculikku ke atas dunia semu di mana terasa anugerah terindah yang membara dalam jiwa

Dia memang bukan yang pertama tapi utama yang kurasa. Dara yang telah menyeretku ke dalam perasaan kikuk dan membelenggu tanpa daya dalam tirai pesona dalam tirani asmara.. Teringat aku pada pada tulisan Gibran, “Setiap orang muda pasti akan teringat cinta pertamanya…”, dan itulah yang saat ini benar-benar aku rasakan. Lusadari dia amat memberatkan hati dan mengguncang jiwa. Pesona dan kharismanya adalah kekasihku yang dulu yang kini kembali hidup. Jujur kutakutkan jika persaan ku tertuju pada bidadri masa suramku yang terlah pergi menghilang dalam teriakan malam. Tapi terus kutekankan pada jiwa sunyiku bawasanya asmaraku adalah dia yang sekarang, bukan bidadariku yang dulu. Kuyakinka kalau prasangka ini hanyalah ketidaksengajaan yang menginspirasi ketika terngiang sejarah pahit yang nyata sudah tertelan abu jalanan.

Dia tealah mengubah gelapku hingga kembali kilau permata dan melukiskan indahnya cerita asmara dalam kesunyianku dengan tinta kharisma yang mengubah melodi hidupku dalam simphony cinta.

Aku kini terjerat dalam lingkaran musim semi yang haru dan gembira. Kemudian aku terdesak dalam lamunan dan terasa beratnya logika tuk selalu memaami pesonamu yang hakiki. Senyum kecilmu terukir di dasar pesona dan terikat diantara fenomena hidup yang dulu lusuh dan ta berbentuk.

Kau adalah rupawan dari dasar khayalan yang tak pernah hilang diantara semak semak tertindas dan daun daun yang luluh. Hingga suatu saat kupahami dengan pasti perihnya kenyataan hidup. Saat kuteriakan kegelisaan karena tak mungkin memilikimu dan tak lagi bisa merasakan derai pesona jiwamu yang tela mengajakku berkelana jauh ke dasar mimpi terindah.

Beku aku saat kudapati seorang karib yang selalu bersama menikmati secangkir teh diantara padang ilalang diantara pegunungan cita, kini tengah memandangmu dengan perasaan penuh.

Bagai tertusuk pana beracun yang dilumuri darah dan air mata yang kemudia terpendam di sudut jiwa. Tak mampu aku tuk menjauh darinya namun tak mungkin aku memakan daging sahabat sendiri yang pernah bersenda gurau dalam lamunan dan realita.

Keheningan yang diserta dilema itu adalah awal dari segala kemenangan dan petaka. Setiap kali teringat al itu, maka kuselami jauh ke dalam renungan dan kutuangkan dalam realita nyata antara rasa yang bisu

30 April 2009 ~ 0 Comments

Ujian Andal, ternyata aku ta handal

baru bangun tidur aja, udah ada perta ga enak. Sumpah tuh, sakit perut ga bisa diajak kompromi, melilit mebelit otak. <– Apa ini ga jelas banget!!!

Kalo yang namanya sakit perut, langsung dong. gw lari ke kamar mandi demi memuaskan hasrat membombardir. Sila ga bisa ditawar, untung ga bisa diundang, kamar mandinya ada yang make. Wah kampret nih!!!
Selah beratus-ratus detik berlalu, akhirnya tu kampret seorang keluar juga dari kamar mandi. No comment, langsu aja gw masuk dan merasakan kalo dunia itu begitu indah. (Ga jelas)

Balik lagi kek kamar, niatnya si mau nyeduh susu coklat bubuk indomilk, udah dimasukin susunya, dengan PD ngocorin air dari dispenser, ternyata eh ternyata.. abis coba iernya, kampret lagi deh.. ga jadi minum susunya
Setengah 10 gw mandi dan bergegas ke kampus dengan harapan ga telat, secara mau ujian Analis Disain Algoritma atau mantanya sibut “ANDAL”.

Masuk ke kelas, duduk, nerima soal dan mencoba ngerjainnya sepenuh hati. Sumpah, kodingan aku banyak yang error. kampret lagi emang!!! Beberapa soal ternyata salah ngerjainnnya, dan sadarnya itu setelah dikumpulin beberapa saat. Salah liat soal, sangat tidak menyenangkan!!
Emang sepertinya gw kurang andal dalam mata kuliah andal

Tags: ,

01 April 2009 ~ 0 Comments

LDR (Long distance Relationship)

LDR yang dimaksud di sini jelas bukan bukan Long Dick Reduction yang di film Kambing jantan ampe-ampe bikin Dika kebingungan. LDR, alias long distance relationship atau hubungan jarak jauh memang banyak di jalani orang saat ini. Tapi pertanyaannya, apakah hubungan itu akan berjalan lancer atau tidak?? Kalo menurut aku si kayanya susah deh…

Oke, kita bahas.. Ampe tahun lalu aku emang ngelakonin LDR, tapi setelah dirasa-rasain ko malah bikin cape, repot dan risih. Ko bisa gitu? Ya iya dong…

Kalo lagi jalan-jalan nyari udara segar dan suasana yang fun, biasanya aku jalan ma temen-temen tapi sialnya, temenku bawa pasangan dan aku , ya gini gini aja.. sendiri gara-gara pasangannya berada jauh di sana. LIat orang-orang pada mesra-mesraan kita cuma bisa gigit jari… ya iya dong, emang mau mesra ma siap wong cewe nya juga ga ada di sini.

Oke, emang sekarang jaman sudah canggih. Udah ada telepon, HP, internet. Komunikasi bisa dilakukan kapan aja, tapi ya tetep aja, ga ketemu dan itu intinya. Kalo kata aku si ngapain juga punya someone tapi ketemunya engga. Malah bikin puyeng kan?! Kalo lagi kangen, kata orang si tinggal ditelepon aja, kalo engga chatingan, tapi kalo kata aku si itu malah nambah derita.. malah nambah kangen pengen ketemu.

Yang jelas, setelah dirasa-rasain, LDR ma ga punya hungan ampir ga ada bedanya. Ada si bedanya… Kalo ga punya hubungan kita jadi bebas dan jelas bisa nyari lagi yang lain. Nah, kalo LDR, kan ga bisa nyari lagi yang lain. Kedeketan ma cwe lain pun pasti terbatasi secara masa musti ngeduain si dia. Ga mungkin kan?? Mungkin si bagi beberapa orang, tapi bagi aku engga kayanya deh..

Jadi ya emang buat apa coba musti LDR, dan ga ketemu nya itu dalam waktu yang cukup lama ato bukan cukup lagi, tapi sangat lama.. Meningan udahin aja tu LDR, cari yang pasti pasti aja. Betul ga?? Kalo kata aku si betul banget. Kalo ente ga setuju, ya itu urusan ente bukan urusan aku. Bodo amat mikirin urusan orang!!! Bener ga??? Ya iya dong…

Tags: